Rabu, 06 Februari 2013

Berkat Facebook, Gadis Ini Temukan Ibu Kandungnya


detail berita
UTAH - Jangan pernah meremehkan kekuatan media sosial. Mungkin ungkapan ini tepat bagi Janessa Simon (21), yang berhasil menemukan orangtua kandungnya melalui Facebook.
 
Minggu, 27 Januari, Simon memulai upaya pencarian orangtua kandungnya di Facebook dengan mengunggah fotonya dan informasi kelahirannya. Ia dilahirkan di Utah Valley Regional Medical Center, Provo, Amerika Serikat (AS) pada 17 November 1991. Saat itu, orangtuanya masih berumur 16 tahun dan mereka memberikan nama Whitney untuknya. Demikian seperti dilansir dari Mashable, Sabtu (2/2/2013).
 
Foto Simons menyebar dengan cepat, serta berhasil mendapatkan 14 ribu "like" dan di-share lebih dari 160 ribu kali. Dua hari kemudian, Simon mengumumkan di Facebook bahwa ia berhasil menemukan ibu kandungnya.
 
"Dia mengirimkan saya pesan di Facebook dan mengatakan, "Saya pikir saya adalah ibu kandungmu. Saya tidak percaya ini kamu. Saya telah menunggu selama ini," kata Simons.
 
Menurut laporan situs ABC4, awalnya Simons ragu karena banyaknya orang-orang yang mengirimkan email dan mengaku sebagai ibu atau ayah kandungnya. Tapi wanita yang mengklaim sebagai ibu kandungnya mengatakan rahasia yang tidak diketahui oleh orang lain bahwa Simons dilahirkan melalui operasi caesar.
 
"Lalu dia mengirimkan foto saya saat bayi yang diberikan oleh ibu saya kepadanya," lanutnya.
 
Berhasil menemukan ibu kandungnya, membuat Simons merasa beruntung dan ia juga berterimakasih kepada keluarga yang telah mengadopsinya karena telah dibesarkan penuh kasih sayang.
 
Selanjutnya, Simon berharap bisa mengetahui lebih banyak tentang ibu kandungnya dan akan tetap berusaha mencari ayah kandungnya.

0 komentar:

NASA Jajal Ketangguhan Pesawat 'Dream Chaser'

detail beritaCALIFORNIA - Sierra Nevada Corporation (SNC) yang mengembangkan pesawat luar angkasa Dream Chaser, bersiap untuk melakukan pengujian pertama sebagai bagian dari program luar angkasa komersial NASA. 

Dilansir Wired, Rabu (6/2/2013), Dream Chaser merupakan salah satu dari tiga armada luar angkasa yang bersaing untuk mendapatkan kontrak NASA. Dream Chaser ini akan mengganti kendaraan luar angkasa orbiter yang mengangkut astronot NASA ke International Space Station (ISS).

Tidak seperti armada kapsul kompetitor dari Boeing dan SpaceX, Dream Chaser dapat meluncur dan mendarat di landasan pacu. Kabarnya, konsep Dream Chaser persis seperti armada NASA yang dipensiunkan di 2011.

Sierra Nevada mengumumkan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan pembuat kendaraan luar angkasa veteran dan penerbangan raksasa Lockheed Martin. Mereka akan membangun pesawat luar angkasa Dream Chaser kedua.

Perusahaan akan berkolaborasi dengan program kru komersial NASA, di mana saat ini berada dalam tahap Certification Products Contract. Sierra Nevada, SpaceX dan Boeing mengembangkan versi armada luar angkasa mereka yang akan bertemu dengan sertifikasi NASA untuk kemanan dan performa.

"Tim SNC senang bahwa Lockheed Martin akan ikut dalam perluasan tim kelas dunia kami dari organisasi mitra," kata Mark Sirangelo, Kepala Space System Group Sierra Nevada.

Sierra Nevada menjelaskan bahwa pesawat luar angkasa Dream Chaser dipersiapkan untuk meluncur di fasilitas perusahaan di Colorado. Dream Chaser akan turun dari helikopter di ketinggian 12 ribu kaki dan diperkirakan akan mencapai kecepatan sekira 300 knot (345 mph) sebelum menderat di kecepatan 180 knot (207 mph).

Untuk pengujian awal Dream Chaser akan meluncur ke permukaan secara mandiri tanpa pilot. Pengujian ini dijadwalkan dimulai dalam waktu dua bulan ke depan.

Pengujian ini dilakukan untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Selain itu, pengujian juga dapat memberikan input untuk lebih memperbaiki karakteristik penerbangan dari desain pesawat tersebut.

0 komentar:

Instagram Sempurnakan Versi Web

detail beritaCALIFORNIA - Instagram akhirnya mermberikan pembaharuan untuk versi web. Kini tampilan Instagram.com tampak seperti tampilan layanan berbagi foto itu pada perangkatmobile.  
"Untuk membuat Instagram lebih mudah diakses oleh komunitas kami yang terus berkembang, pada akhir tahun lalu kami memperluas ke versi web desktop, sehingga Anda bisa melihat profil dari instagram.com. Untuk meneruskannya, mulai hari ini, Anda bisa menelusuri konten Instagram di web, seperti yang Anda lakukan di perangkat mobile," tulis salah satu pendiri Instagram, Kevin Systrom.
 
"Sederhananya, kami membawa Instagram yang sederhana, kuat, dan pengalaman browsing yang indah ke web," lanjut Systrom, seperti dilansir dari Mashable, Rabu (6/1/2013).
 
Maka dengan pembaharuan ini, fungsi Instagram Feed di web kini seperti versi aplikasi itu di perangkatmobile seperti smartphone. Penguna bisa melihat foto-foto terbaru dari orang-orang yang mereka follow, me-like foto, memberikan komentar.
 
Namun meski versi web Instagram kini tampak seperti versi mobile, pengguna masih belum bisa mengunggah foto ke layanan tersebut melalui web. Sampai saat ini yang bisa dilakukan di instagram.com hanya me-like dan memberikan komentar.

0 komentar: