Selasa, 11 Desember 2012

Model-model Warna dalam Photoshop

Warna merupakan unsur utama dalam sebuah image yang menentukan keindahan gambar. Warna dan pewarnaan dalam Photoshop CS3 dikel dengan istilah mode dan model warna. Model-model warna yang digunakan dalam Photoshop untuk kepentingan tampilan (display) di monitor atau pada proses pencetakan adalah sebagai berikut.

1.   RGB (Red, Green, Blue)

Model
RGB memiliki tiga warna dasar, yakni merah, hijau, dan biru. Untuk mendapatkan warna lain dapat dilakukan dengan proses pencampuran warna dasar. Oleh karena itu, RGB disebut juga additive color. Sebagai contoh untuk mendapat warna putih harus dilakukan proses pencampuran warna merah, hijau, dan biru.

Mode
Dalam pengaturan warna RGB digunakan skala 0 (terendah) sampai 255 (tertinggi). Untuk mendapatkan warna yang sesuai dengan keinginan, harus mencampurkan warna-warna dasar dengan komposisi yang benar. Jika nilai masing-msing RGB sama, maka akan didapat warna abu-abu.Jika masing-masing warna RGB diset pada nilai 255 (tertinggi), maka warna yang akan didapat putih. Jika masing-masing warna RGB diset pada nilai 0 (terendah) maka warna yang akan didapat warna hitam.

2.   CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black)

Model
Pemodelan warna CMYK didasatkan pada teknik pencetakan pada kertas atau dikenal dengan separation printing, yakni pada kualitas penyerapan cahaya dari tinta yang dicetak pada kertas. Misalkan, warna putih akan menyebabkan tinta menjadi tembus pandang.

Mode
Jika pada RGB mode pewarnaan menggunakan skala 0-255, CMYK menggunakan persentase. Warna putih direpresentasikan oleh nilai 0%, sedangkan warna hitam oleh nilai 100%.

3.   Bitmap Mode

Mode ini menggunakan satu dari dua nilai warna yaitu warna hitam dan putih, untuk merepresentasikan pixel ke dalam image. Oleh sebab itu, mode ini disebut juga bitmapped 1-bit.

4.   Grayscale Mode

Mode ini menggunakan lebih dari 256 bayangan abu-abu. Setiap pixel dalam sebuah image dengan mode grayscale mempunyai nilai kecerahan (brigthness) dengan range 0 (hitam) sampai dengan 255 (putih). Nilai grayscale juga dapat menggunakan persentase(%). Nilai 0% untuk warna putih dan 100% untuk warna hitam.

5.   Duotone Mode

Mode ini menggunakan 256 warna pada saat dikonversi menjadi indeks warna. Photoshp akan membentuk CLUT (Color LookUp Table) yang menympan dan memberi indeks setiap warna dalam sebuah image. Apabila ada sebuah warna dalam image aslinya tidak terdapat pada table, program akan memilih warna terdekat atau mensimulasikan warna denagan menggunakan warna yang tersedia pada table.

6.   Multichannel Mode

Mode ini menggunakan 256 level dari abu-abu pada setiap channel. Image dengan mode in sangat bergunaka pada percetakan khusu, misalnya mengkonversi duotone untuk percetakan dalam format scitex CT.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...